Lewati ke konten utama

3.Datasets: Cara Mengunggah Data

Tutorial ini membahas cara mengunggah dataset baru, mengakses dan memfilter dataset, memetakan field utama, dan melihat hasil tes

Ditulis oleh Ferry Febrian

Panduan singkat unggah data

Di bawah ini terdapat panduan singkat tentang cara mengunggah data ke Verify Portal. Di bawahnya juga tersedia panduan tertulis langkah demi langkah.

Ikhtisar Layar Dataset

Layar pertama yang Anda lihat saat masuk adalah halaman 'Datasets'. Halaman ini mencantumkan semua dataset yang telah Anda buat atau yang dapat Anda akses sebagai pengguna.

Anda dapat memfilter dataset ini berdasarkan komoditas, asal, atau tanggal, serta mengarsipkan dataset yang sudah tidak relevan. Pengarsipan membantu menjaga layar tetap rapi dan berfokus pada dataset yang aktif.

Membuat Dataset Baru

Mari kita buat dataset baru:

Langkah 1: Pemilihan Komoditas dan Asal

  • Pertama, pilih komoditas. Misalnya, kopi.

  • Selanjutnya, pilih asal. Misalnya, Indonesia.

  • Terakhir, sistem akan menyarankan nama berdasarkan unit-komoditas-asal, tetapi Anda bebas mengubahnya

Langkah 2: Pemilihan Test Profile dan Versi Metodologi

  • Selanjutnya, Anda dapat memilih test profile dan versi metodologi. Saat ini, kami memiliki satu profil untuk kepatuhan EUDR.

  • Anda dapat meninjau tes yang termasuk dalam profil tersebut. Saat ini, daftar tersebut juga mencakup versi metodologi kami yang lebih lama. Kami menyarankan untuk memilih versi metodologi terbaru, yaitu yang berada di urutan pertama. Jika sudah sesuai, lanjutkan dengan memilih profil dan mengklik 'Save and Continue'

Langkah 3: Pilih Data yang ingin Anda unggah

Selanjutnya, unggah data yang sebenarnya. Data ini biasanya mencakup:

  • Data Geospasial: Dapat berupa geopoint suatu kebun atau, yang lebih umum, polygon yang menggambarkan batas kebun.

  • Metadata: Mencakup detail penting seperti farmer ID, farm plot ID, jenis komoditas, dan informasi relevan lainnya.

Cara kerjanya sebagai berikut:

  • Sistem menerima file xlsx, geojson, csv, kml, dan shapefile

  • Pilih file dan unggah ke database.

  • Setelah diunggah, layar akan menampilkan opsi untuk menghapus file atau mengunggah file tambahan.

  • Karena data geospasial dan metadata dapat berada di file terpisah, pengguna dapat mengunggah file sebanyak yang diperlukan.

Langkah 4: Petakan Atribut data Anda

Langkah keempat adalah memetakan data, yaitu memberi tahu sistem di mana menemukan field tertentu dalam file yang diunggah. Langkah ini penting untuk diselesaikan dengan benar agar sistem dapat membaca data Anda dengan baik dan memaksimalkan jumlah tes yang dapat diterapkan. Langkah ini menyediakan data yang dibutuhkan sistem untuk menjalankan tes.

  • farm plot ID merupakan field wajib dan harus dipilih.

  • Anda juga dapat memetakan field lain, seperti farmer ID, tanggal pemetaan, aggregator, dan lainnya, serta melanjutkan pemetaan sesuai kebutuhan.

  • Semakin banyak field yang Anda petakan, semakin baik, karena sistem dapat menjalankan sebanyak mungkin tes yang berlaku untuk dataset Anda

Detail Khusus GIS

Di bagian terakhir, Anda dapat menambahkan detail khusus GIS tambahan, misalnya jika Anda menggunakan file excel atau csv. Setelah semuanya dikonfirmasi, sistem akan menjalankan tes, dan Anda akan melihat hasilnya.

Tips: Untuk mempermudah langkah ini, gunakan nama header yang jelas dan deskriptif yang langsung sesuai dengan field di Verify Portal, sehingga lebih mudah mencocokkannya secara akurat pada tahap ini.

Langkah 5: Buat filter

Selanjutnya, kita dapat membuat beberapa filter yang akan membantu memilah data nantinya.

Untuk membuat filter, cukup pilih data yang ingin Anda gunakan sebagai dasar filter (berikut opsi untuk dataset ini), lalu beri nama filter Anda.

Anda dapat membuat filter tambahan dengan mengklik ‘Create Filter’ dan mengulangi proses yang sama.

Pada contoh di bawah, kami memilih nilai Mapping_date lalu memberi filter tersebut nama yang sama.

Langkah 6: Memahami halaman akhir Test Results

Di sini Anda dapat melihat bahwa unit yang akan dianalisis untuk test profile ini adalah farm plot. Halaman ini juga mengingatkan Anda test profile mana yang sedang digunakan (dalam hal ini EUDR).

Dalam contoh ini, total tes yang dapat dijalankan oleh Verify Portal adalah 38. Namun, untuk dataset spesifik di bawah ini, hanya 33 tes yang berlaku.

Jika kita mengklik tombol 'view all tests', kita dapat lebih memahami tes mana yang tidak berlaku dan alasannya.

Jika kita mengklik tombol 'View all Tests', kita akan mendapatkan informasi tambahan tentang mengapa jumlah total tes dapat berbeda dari jumlah tes yang berlaku.

Beberapa tes mungkin ditampilkan sebagai No. Hal ini dapat disebabkan oleh:

  • Tes yang dilewati (misalnya, karena masalah geometri). Pada contoh di bawah, dataset yang kami unggah hanya berisi polygon tanpa geopoint, sehingga sistem secara otomatis melewati tes geopoint, ATT04 - Farm plot is recorded as a geopoint but estimated size is >4Ha, untuk dataset ini.

  • Field data yang tidak ada dalam file yang diunggah.

  • Atribut yang tidak dipetakan atau dipetakan secara keliru pada langkah 4.

Kesimpulan

Sebagai kesimpulan, panduan ini memandu Anda melalui langkah-langkah penting untuk mengunggah dataset secara efektif, mulai dari membuat dan mengunggah data hingga memetakan field, menerapkan filter, dan sebagainya. Dengan mengikuti langkah-langkah ini, Anda dapat memastikan akurasi data, menyederhanakan analisis, serta mengidentifikasi risiko atau wawasan utama dengan mudah.

Apakah pertanyaan Anda terjawab?