Lewati ke konten utama

Cara Mengonversi Linestring menjadi Polygon

Pelajari metode untuk mengubah fitur linestring menjadi geometri polygon tertutup

P
Ditulis oleh Phil Straver

Bagian ini menyediakan dokumentasi lengkap untuk mengimpor file KML ke QGIS untuk diproses lebih lanjut, khususnya cara menangani file yang berisi linestring.

KML (Keyhole Markup Language) umum digunakan untuk merepresentasikan data geografis, dan langkah ini menjelaskan cara memasukkan data tersebut ke QGIS, tool GIS open-source yang populer.

Langkah-langkah ini juga berlaku jika Anda mengimpor data mentah dalam format file lain seperti shapefile dan GeoJSON.


Apa itu KML?

KML adalah format file berbasis XML yang digunakan untuk menampilkan data geografis di Earth browser seperti Google Earth. File KML dapat merepresentasikan titik, garis, dan polygon, sehingga sangat fleksibel untuk berbagai keperluan pemetaan dan geografis. Gambar di bawah ini menunjukkan contoh file KML.

Penggunaan umum file KML meliputi:

  • Visualisasi Google Earth: KML sering digunakan untuk menampilkan lokasi dan data peta di Google Earth.

  • Integrasi GIS: Banyak perangkat lunak GIS, termasuk QGIS, mendukung file KML sehingga memungkinkan analisis geospasial tingkat lanjut.

Masalah Umum pada File KML

Masalah yang sering ditemui pada file KML adalah file tersebut terkadang berisi linestring, bukan polygon. Hal ini dapat menimbulkan masalah jika tujuan Anda adalah memvisualisasikan atau menganalisis area tertutup, bukan sekadar jalur atau garis.

Langkah ini akan memandu Anda mengimpor file KML tersebut ke QGIS untuk memulai proses konversi linestring menjadi polygon.

Memeriksa Geometri KML

Ada beberapa cara untuk memeriksa apakah file KML berisi linestring, polygon, atau jenis geometri lainnya. Salah satu cara tanpa bergantung pada aplikasi pihak ketiga adalah membuka file KML dalam format XML-nya menggunakan text editor seperti Notepad.

Untuk membuka file KML di text editor, klik kanan file KML > Open with > Choose another app

Jendela untuk memilih aplikasi akan muncul.

  1. Cari dan pilih Notepad dari daftar.

  2. Klik Just Once

Jendela Notepad akan menampilkan file KML tersebut dalam format XML-nya.

  1. Tekan CTRL + F lalu ketik “Placemark” untuk mencari teks tersebut dalam konten XML.

  2. Jenis geometri dapat dilihat di dalam tag Placemark. Pada gambar di bawah ini, terlihat bahwa file KML berisi LineString.


Mengimpor File KML ke QGIS

Buka QGIS dari menu Start atau ikon desktop. Untuk memulai proses impor, buka Layer > Add Layer > Add Vector Layer

Jendela Data Source Manager akan terbuka.

  1. Pilih File sebagai Source Type.

  2. Klik tombol … untuk mencari file KML.

Buka folder data Anda.

  1. Pilih file KML yang akan diimpor.

  2. Klik tombol Open.

Setelah memilih file, klik tombol Add untuk menyelesaikan impor.

Jendela Data Source Manager akan tertutup dan file KML yang diimpor akan ditampilkan di peta pada bagian tengah jendela utama QGIS, serta di panel Layers di kiri bawah jendela QGIS sebagai grup KML yang berisi vector layer.

Jika file KML yang diimpor tidak muncul di peta, klik kanan grup file KML yang diimpor di panel Layers > Zoom to Group

Berikut contoh file KML yang berhasil diimpor dan ditampilkan di peta pada halaman utama QGIS.

Cara lain untuk memeriksa geometri dalam file KML adalah dengan memeriksa properti file KML yang telah diimpor.

  1. Klik kanan vector file di dalam grup file KML.

  2. Klik Information

  3. Periksa informasi Geometry pada halaman yang ditampilkan. Dalam dokumentasi ini, geometri file KML tersebut ditampilkan sebagai LineString.


Memvisualisasikan Linestring

Bagian ini menyediakan dokumentasi terperinci tentang cara memvisualisasikan linestring di QGIS, yang penting untuk memahami jalur dan strukturnya. Proses visualisasi ini memungkinkan Anda memeriksa geometri data linestring KML yang diimpor, sehingga langkah pemrosesan berikutnya (seperti konversi menjadi polygon) dapat dilakukan dengan akurat.

Linestring mewakili jalur atau rangkaian titik yang dihubungkan oleh garis lurus, yang biasanya digunakan dalam data geografis untuk menunjukkan jalan, batas, atau rute. Sebelum mengonversi garis ini menjadi polygon, penting untuk memvisualisasikannya dengan benar di QGIS agar geometrinya akurat.

Langkah ini berfokus pada cara memeriksa linestring secara visual setelah mengimpor file KML ke QGIS.

Mengubah Visualisasi

Untuk mengubah visualisasi linestring, klik kanan pada Double-click > Symbology > Single Symbol

Untuk menambahkan visualisasi vertices pada linestring:

  1. Klik tombol + untuk menambahkan symbol layer baru di dalam Line

  2. Klik Symbol layer type

  3. Ubah jenis symbol layer baru menjadi Marker Line

Untuk mengubah visualisasi simbol:

  1. Klik Simple Marker di dalam simbol Line

  2. Klik Fill color untuk mulai mengubah warna

  3. Atur color wheel sesuai keinginan

  4. Klik OK untuk memilih warna pada color wheel

  5. Klik OK untuk menyelesaikan perubahan visualisasi simbol

Gambar di bawah ini menunjukkan bahwa visualisasi linestring field_001 telah diubah. Simbol vertices membuat jalur linestring lebih mudah diamati.


Mengonversi Linestring menjadi Polygon

Langkah ini menjelaskan cara mengonversi data linestring menjadi polygon. Kami menyediakan dua pendekatan: menggunakan QGIS, tool GIS open-source yang andal.

Dalam data geospasial, linestring adalah rangkaian titik yang terhubung, yang biasanya digunakan untuk merepresentasikan fitur linear seperti jalan, sungai, atau batas.

Namun, beberapa aplikasi memerlukan polygon, yang merepresentasikan area tertutup. Misalnya, untuk menampilkan batas lahan di peta, Anda memerlukan polygon, bukan linestring. Bagian ini memandu Anda mengonversi linestring menjadi polygon.

Untuk membuka jendela konversi di QGIS, buka Vector > Geometry Tools > Lines to Polygon.

Untuk memulai konversi linestring menjadi polygon pada halaman yang ditampilkan:

  1. Klik tombol Input Layer lalu pilih file KML yang akan dikonversi

  2. Pastikan opsi Open output file after running algorithm aktif agar data hasil ditampilkan di peta

  3. Klik Run untuk menjalankan konversi

Gambar di bawah ini menunjukkan hasil konversi. Hasilnya ditampilkan sebagai “Polygons” di panel Layers.

Properti geometri layer hasil menunjukkan bahwa jenisnya adalah Polygon.


Mengekspor Polygon

Dokumentasi ini menyediakan panduan langkah demi langkah tentang cara mengekspor data polygon dari QGIS setelah mengonversi linestring menjadi polygon. Polygon yang diekspor dapat disimpan dalam berbagai format, termasuk KML, GeoJSON, Shapefile, dan lainnya.

Mengekspor Polygon di QGIS

Konversi di QGIS menghasilkan layer sementara, artinya hasilnya tidak langsung disimpan sebagai file baru. Dari QGIS, ada beberapa format file yang dapat dipilih untuk mengekspor polygon hasil, seperti GeoJSON, SHP, dan KML.

Untuk mengekspor layer hasil ke KML (atau format file lain yang diinginkan), klik kanan layer > Export > Save Feature As.

Untuk memulai proses ekspor:

  1. Klik dan pilih format yang diinginkan. Dalam dokumentasi ini, KML yang dipilih.

  2. Pilih direktori tujuan dan ketik nama file. Nama layer otomatis mengikuti nama file, tetapi dapat diubah secara terpisah.

  3. Biarkan pengaturan lainnya sesuai default, lalu klik OK

Gambar di bawah ini menunjukkan pilihan format yang dapat dipilih untuk ekspor.

Gambar di bawah ini menunjukkan file KML baru yang berisi polygon setelah diekspor dari QGIS.


Kesimpulan

Singkatnya, mengonversi linestring menjadi polygon adalah proses penting saat bekerja dengan data geografis yang perlu merepresentasikan area tertutup, bukan jalur linear.

Baik Anda memvisualisasikan batas properti, batas kota, maupun fitur spasial lainnya, mengubah linestring menjadi polygon memungkinkan analisis luas, pemetaan, dan integrasi yang akurat dengan tool seperti Google Earth.

Dengan menggunakan tool seperti QGIS, Anda dapat melakukan konversi ini secara efisien dan mengekspor hasilnya dalam format yang sesuai untuk berbagai aplikasi, termasuk KML, GeoJSON, atau Shapefile.

Konversi ini membuka berbagai kemungkinan penggunaan di bidang seperti perencanaan kota, pemantauan lingkungan, dan analisis GIS. Kami menyarankan Anda mencoba berbagai file KML dan tool geospasial untuk meningkatkan alur kerja Anda.

Mencoba berbagai metode, dataset, dan format akan memperdalam pemahaman Anda tentang pemrosesan data geospasial dan dapat membuka peluang baru untuk memvisualisasikan dan menganalisis informasi geografis.


Sumber Tambahan

Dokumentasi Sumber

Apakah pertanyaan Anda terjawab?